Rahma Azzahra
Dalam karyanya
JANJI SEMU”YANG HAUS AKAN HARTA”
Dalam karyanya
JANJI SEMU”YANG HAUS AKAN HARTA”
Matahari muncul dari ufuk timur
Matahari pun tenggelam di ufuk barat
Dari terbit sampai tenggelamnya matahari
Di pikiran mereka hanya ada uang…uang dan uang
Jika engkau butuh kami engkau dekat
Jika engkau sudah punya kedudukan engkau tidak memingat kami lagi
Apakah orang seperti itu pantas jadi pemimpin atau pejabat !
Tidak… tidak… tidak sama sekali
Tapi…
Mengapa sekarang yang punya kedudukan adalah orang-orang banyak uang
Para masyarakat miskin pun terus dibodohi
Oleh para pejabat akan haus uang
Mereka hanya memikirkan diri mereka sendiri
Mereka tak memiliki rasa kasihan dengan rakyat jalanan
Dimana yang selama ini kalian pelajari sebelum kalian jadi orang besar
Dimana…
Kami rakyat ingin juga menikmati negeri yang kaya
Tapi kapan…
Dimana pengetahuan kalian tentang UUD dan PANCASILA
Dimana tanggung jawab kalian terhadap rakyat miskin
Dimana rasa kemanusiaan kalian
Kalian hanya senang-senang duduk di kursi smbil angkat kaki dan pangku tangan
sedangkan kami... untuk makan saja susah
keadilan gampang di ucapkan
kejujuran terabaikan
semata-mata karena uang
Dimana nilai norma kita selama ini
Hanya karena persoalan nilai nominal
Rupa dan harta tak sebanding dengan orang yang berilmu
Tapi mengapa... sekarang orang yang berilmu dan berpangkat tinggi
Justru beberapa dri mereka yang mementingkan diri sendiri
kami budak tapi kami manusia
bukankah engkau manusia tapi seperti tikus dalam kubangan
engkau tertawa terbahak-bahak di ruangan yang dingin
sedangkan kami…
Mencari makan pun harus terbakar mentari
Janji-janji mu dulu sangat banyak pada kami
Tapi sekarang… mana yang engkau janjikan dulu pada kami, mana…
Harapan itu takkan ada jika bukan engkau yang mulai
Kami mengangis penuh harapan
Sampai kapan kami terus di bohongi
Saudara saudari ku ingatlah…
Siapa yang berbuat sekehendak hatinya, ia akan mendapat keburukan
Dan siapa yang menanam kebaikan,ia akan mendapat penghargaan
Matahari pun tenggelam di ufuk barat
Dari terbit sampai tenggelamnya matahari
Di pikiran mereka hanya ada uang…uang dan uang
Jika engkau butuh kami engkau dekat
Jika engkau sudah punya kedudukan engkau tidak memingat kami lagi
Apakah orang seperti itu pantas jadi pemimpin atau pejabat !
Tidak… tidak… tidak sama sekali
Tapi…
Mengapa sekarang yang punya kedudukan adalah orang-orang banyak uang
Para masyarakat miskin pun terus dibodohi
Oleh para pejabat akan haus uang
Mereka hanya memikirkan diri mereka sendiri
Mereka tak memiliki rasa kasihan dengan rakyat jalanan
Dimana yang selama ini kalian pelajari sebelum kalian jadi orang besar
Dimana…
Kami rakyat ingin juga menikmati negeri yang kaya
Tapi kapan…
Dimana pengetahuan kalian tentang UUD dan PANCASILA
Dimana tanggung jawab kalian terhadap rakyat miskin
Dimana rasa kemanusiaan kalian
Kalian hanya senang-senang duduk di kursi smbil angkat kaki dan pangku tangan
sedangkan kami... untuk makan saja susah
keadilan gampang di ucapkan
kejujuran terabaikan
semata-mata karena uang
Dimana nilai norma kita selama ini
Hanya karena persoalan nilai nominal
Rupa dan harta tak sebanding dengan orang yang berilmu
Tapi mengapa... sekarang orang yang berilmu dan berpangkat tinggi
Justru beberapa dri mereka yang mementingkan diri sendiri
kami budak tapi kami manusia
bukankah engkau manusia tapi seperti tikus dalam kubangan
engkau tertawa terbahak-bahak di ruangan yang dingin
sedangkan kami…
Mencari makan pun harus terbakar mentari
Janji-janji mu dulu sangat banyak pada kami
Tapi sekarang… mana yang engkau janjikan dulu pada kami, mana…
Harapan itu takkan ada jika bukan engkau yang mulai
Kami mengangis penuh harapan
Sampai kapan kami terus di bohongi
Saudara saudari ku ingatlah…
Siapa yang berbuat sekehendak hatinya, ia akan mendapat keburukan
Dan siapa yang menanam kebaikan,ia akan mendapat penghargaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar